cara memelihara doc

cara memelihara doc | muksin.com
artikel ini adalah lanjutan dari artikel sebelum nya di dalam artikel tersebut, bagai mana saya membuat alternativ dari membuat kandang ayam yang sangat sederhana. seperti kita lihat pada gambar di bawah ini.

ok- mari kita lanjutkan bagai mana cara penataan dan teknikal yang mana akan membantu sebagai alternative.

Cara penggunaan:
cara penggunaan tidak lah sulit, ketika ayam, mau dari induknya atau dari penetasan,
Untuk ayam yang baru menetas dari induk nya, misalnya ayam menetas awal pagi, anak ayam tersebut jangan langsung di ambil, biarkan dulu tinggal sama induk nya di sarang, kira2 selama 17 jam.

Ketika ayam mau di masukan ke dalam kotak kandang [seperti yang kita lihat pada gambar atas], sebaiknya, nyalakan lampu yang ada di dalam kotak tersebut, 2 jam sebelum anak ayam / DOC di masukan.

Didalam kotak tersebut, jangan menggunakan sekam sebagai alas nya, sebaiknya menggunakan koran bekas sebagai alas (pengganti sekam). gunakan sekam setinggi 5 lembar.

Jadi koran bekas (tapi bersih) di tumpuk setinggi 5 lembar, didalam kotak tersebut, agar kondisi suhu di dalam kandang buatan tsb tetap stabil.

Pemberian Air Minum:
Masukan air minum di galon yang berukuran kecil dengan sedikit campuran vitamin.
Misalnya untuk ayam 75 ekor s/d 100 ekor:

  • vitamin C - 1 gr
  • vit E & selenium - 1 gr
  • glucoline - 5gram/liter air


Jika anda tidak mempunyai vitamin2 tersebut, kita bisa membeli glukosa yang biasa di gunakan untuk minuman anak kecil , atau cari saja di toko dengan menanyakan glucoline atau glucose.
Tujuan di beri glucoline adalah, untuk mengurangi dehidrasi selama di sarang atau di mesin tetas, atau selama perjalanan (kalau membeli anak ayam dari tempat jauh)

Untuk 100 gram glucoline bisa menghasilkan

  • Energy- 375 (kcal)
  • carbohydrates 99 gram
  • vit c 100 mg

Bagai mana jika tidak menemukan glucoline? tidak di dapat di toko atau mahal?
Jangan kuatir kita akan mencari alternative lain yang fungsi nya sama.

Gunakan gula merah sebagai pengganti dari glucoline:
Gula merah di sini adalah gula aren , tahu tidak gula aren? saya juga sering melihat gula merah di pasar, akan tetapi gula tersebut bukan gula aren, tapi gula yg terbuat dari tebu, ya tidak apa2 walaupun tidak ada gula aren, gunakan saja gula merah yang di buat dari tebu , akan tetapi bila gula aren ada, sebaiknya gunakan saja gula aren.

Dosis gula merah untuk 75 ekor ayam:
Dosis yang di gunakan adalah , 2 gram gula merah, di campur dengan air 1 sampai 1,5 litter, hati2 jika dosis yang di gunakan berlebihan, anak ayam atau DOC akan mengalami mencret.

Cara penyajian:
Gula merah untuk minuman anak ayam tadi,
rebus air 1.5 liter sampai mendidih
Masukan gula merah kedalam air yang masih mendidih tunggu sampai hancur.
Jika gula merah sudah masak (menurut perkiraan) dinginkan air rebusan gula merah tersebut, ketika sudah dingin, berikan kepada anak ayam yang berada di kotak pemanas tadi.

Jika gula merah tidak ada, boleh juga menggunakan semangka merah yang sudah masak, buang bijinya dan kasih semangka kepada anak ayam, sebagai makanan pertama .

Semangka adalah sudah lama di gunakan untuk menghantar anak ayam ke tempat yang  jauh, saya juga sering memberikan buah semangka ke pada anak ayam, jika anak ayam mau di hantar keluar negri, atau kira2 perjalanan melebihi 10 jam.

ok kita lanjutkan- sebelum memasukan anak ayam kedalam kotak tersebut [baca artikel sebelumnya di sini], kehangatan sudah mencapai 30 sampai 32 derajat celcius, atau minimal 28 samapi 30 derajat celcius.

Jika pemanas sudah di masukan dan air juga sudah di siapkan, dan suhu kehangatan sudah stabil, lalu kita masukan anak ayam kesayangan kita yang 75-100 ekor tsb, tapi jangan di kasih makanan dulu.

Biarkan anak ayam atau DOC meminum air gula sampai 2 jam, untuk memastikan anak ayam minum air gula tersebut.

Ketika 2 jam sudah berlalu, dan anak ayam sudah minum air gula tsb, (gula sebagai alternative untuk menggantikan glucoline atau elektrolite yang berfungsi untuk mengembalikan atau menstbabilkan energy yang ada di dalam tubuh ayam, jika ayam mengalami dehydrasi , maka dengan memberikan air gula, glucoline, elektrolyte dll, cairan di dalam tubuh ayam akan kembali normal.)

Ok- 2 jam sudah berlalu, kita tinggal meberi makanan anak ayam, untuk makanan, sebaiknya mebeli makanan untuk broiler starter, atau untuk permulaan, sebelum di berikan kepada anak ayam, sebaiknya makanan tersebut kita tumbuk dulu, untuk memastikan butiran makanan lebih kecil. hanya untuk makanan pertama saja kita tumbuk sampai halus, untuk kedua kalinya , makanan tsb, tidak usah di tumbuk lagi, karena anak ayam sudah mengetahui cara makan nya.

Jika tidak di tumbuk, atau butiran makanan terlalu besar, anak ayam yang baru berusia satu hari ini, akan mengalami kesulitan dalam pemakanan, jadi kalau makanan di tumbuk dulu, anak ayam akan langsung bisa menelan butiran yang kecil, dan akan semaik cepat memakan makanan yang kita berikan tadi.
Lanjutan dari artikel ini silahkan baca di sini tips-lanjutan-membuat-kandang-ayam.html
Postingan Terkait Lainnya :


Widget by private web

comment 20 comments:

orang kampung on 00:08 mengatakan...

terima kasih sobat, informasinya sangat berguna.. semoga Allah membalas segala kebaikanmu. Amiiin

Ryan Friska Arisandhi on 08:59 mengatakan...

nais share.... dulu saya melihara ayam, tapi mati semua. huhuhuuuu..........

aldo e-mail udin on 20:05 mengatakan...

Bonjour ami ...., faites-vous? harrrr....pokonamah kitu welah. =))

Anonim mengatakan...

makasih infonya.....

hosting murah indonesia on 01:54 mengatakan...

ma'af sobat (menggangu dikit pembicaraan), ada pengumuman ni tentang kontes seo. yu' ikut meramaikan, terimakasih :D166

harto on 23:29 mengatakan...

waaah pingin bener niih melihara ayam, cuma sayang yaaa halaman rumahku tidak memadai nih, tapi gpp kan kalo saya save dulu artikelnya siapa tau nanti kalo ada punya lapang mau melihara ayam.
trims yaa Mas atas ilmunya, sukses selalu n tetap semangat

agribisnis on 21:33 mengatakan...

wah, kebetulan ane nyari2 yang ini!! thank's gan infonya :D

Willyo Alsyah P. Isman on 19:21 mengatakan...

willyo Alsyah bsrta gubuk blekenyek mengucapkn smt idul fitri mhn mav lahir batin

Anonim mengatakan...

Bagus sekali dan lengkap, sangat membantu bagi pemula yang ingin mulai beternak, Insya Allah saya dapat mengikuti sampai detil agar bisa mendapatkan hasil yang memuaskan... Amin Ya Robbal Alamin.

Ketut Sumarma mengatakan...

saya ingin beternak ayam tapi masih bingung.saya punya lahan dan ingin memamfaatkannya.mungkin ada teman yang ingin atau mau membantu?

nurulj08.student.ipb.ac.id mengatakan...

Terimakasih atas infonya,sangat bermanfaat.

wawan dwi a on 13:07 mengatakan...

wah keren infonya terimakasihhh

eka diezzceria on 05:41 mengatakan...

terima kasih infonya..


nambah informasi banget !!!

info ternak on 23:31 mengatakan...

to all@
terimakasih atas kunjungan dan komentar nya, mohon maaf selama ini saya sudah lama tidak begitu aktif dalam bloging :D jadi baru sekarang nih akhir desember bisa mulai nongkrong di blog karena kesibukan di lapangan...
terimakasih untuk semuanya...
salam

gang makam on 18:38 mengatakan...

thank's ya,atas info nya.saya cari" info ini bru ketemu.
mksih banget.

info ternak on 00:44 mengatakan...

@gang makam:
sama-sama sob.. salam sukses selalu... :)

karotes on 19:48 mengatakan...

thx booyak,,,tas infonya,,,,,,,,,,,,,,,

Anonim mengatakan...

terima kasih banyak infonya, saya berencana mau membuka ternak ayam. Do'a kan saya semoga sukses, sekali lagi terima kasih....

adolescent on 16:52 mengatakan...

kunjungin yah Seandainya Saya Menjadi Anggota DPD RI | SMS Gombal 2012 | Cara Beternak Ikan Lele | Cara Membuat Makalah | Cara Alami Menghilangkan Jerawat | Cara Memanggil Kuntilanak | Ciri Seseorang Mendekati Ajalnya | SMS Gombala 2012 | Cara Membuat Makalah | Kesehatan Remaja | Adolescent

mufti on 10:24 mengatakan...

saya usaha taunan d ayam,biasanya 2 hari sebelum idulfitri saya jual ayam pedaging lumayan hasilnya buat THR 2,taun ini sy mw coba jual ayam kampung,atas informasi dari mas,saya tertarik juga,karna klo menjelang idul fitri harga ayam kampung meroket tajam,saya belum berani terjun langsung d bidang ayam,padahal saya dari dulu tiap idul fitri saya sering sama temen cabutin bulu ayam,yaaa cuma modal kompor sama tong,tangan keriput,lumaya sih hasilnya,sampai sekarang saya jualan taunan ayam petelur plus motong dan nyabut bulu,ya ga pake modal klo abis setoran,cuma saya masih takut terjun langsung d ayam,karna proses merintisnya belum siap,thanks ya mas artikelnya

Poskan Komentar

Delete this element to display blogger navbar

 
Powered by Blogger